23 April 2014

Kenapa Posisiku Seperti ini ?

Assalamuallaikum Wr.Wb , dan Selamat Malam..
Kali ini saya akan menceritakan ya pait-paitnya kehidupan dan kehidupan ini pasti gakan selalu manis pasti ada yg paitnya kan ? siapapun pasti merasakannya dan itu pasti ! 

Apa kita pernah berfikir betapa hidup ini sangatlah gak berarti sampai-sampai tak berartinya hidup kita ada saja yang bunuh diri bukan ? mereka yg mengakhiri hidupnya dengan sendiri itulah yang sudah tidak memiliki arti tentang hidup ini.
Tapi salah besar ! Hidup ini begitu sangat berarti untuk kita bekal di Akhirat kelak. Dunia ini cuma panggung sandiwara kok , gada bagus-bagusnya. Percuma kita mengejar harta sebanyak-banyaknya kalo bekal untuk akhirat kita tak punya, bahkan sampai mengejar harta dengan korupsi dan pesugihan-pesugihan mereka pasti sudah tidak mengenal agama , ngaku orang ber-agama tapi kelakuan seperti gak ber-agama.
Oke disini saya bukan sosoan tentang agama , itu cuma siratan kecil lah dari hati saya haha. Baiklah.... 

Sebagian orang atau kebanyakan orang mungkin seluruh manusia pernah merasakan "Kenapa Posisiku Seperti ini?" kenapa aku gak terlahir sempurna , tidak kaya, tidak apapun itu yang dia tidak inginkan.
Saat seperti itu anda pasti akan mengeluh , berkhayal "sepertinya enak ya seperti mereka" , bukan hanya anda saja , saya pun pernah bahkan sering memikirkan hal itu. Wajar sifat manusia memang selalu merasa tidak puas dengan apa yang dia punya , tapi ini lah hidup , ketika kita dicoba oleh Tuhan apakah kita sanggup melewati masa-masa sulit seperti ini atau tidak ? kalo bisa berarti kita ''lulus'' , dan jika tidak maka kita ''gagal'' dan tidak bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi bukan ? pasti! 
Jadi jika kita merasa kita tidak bisa seperti mereka , yasudah kita cukup bersyukur saja bukan ? apa bagusnya mengeluh yang gak pasti , lebih baik kita berusaha untuk menjadi orang hebat yang bisa seperti mereka, kalo mereka bisa kenapa kita tidak !? Hidup ini berputar , ada masanya dimana kita diatas atau dibawah tergantung kita memutarnya dengan hati-hati atau seenaknya ? layaknya bermain Hoolahoop , jika kalo tidak bisa memutar dengan baik maka hoolahoop itu akan jatuh , dan anda akan mencoba memutar kembali dengan teratur supaya tidak jatuh kembali.
Seperti itulah Kehidupan :)

Saya pernah tersirat kegalauan yang sangat-sangat dalam tentang kehidupan yang tidak begitu mendukung , menyesal banget udah mikirin kaya gini ...
" Ya Allah...
kenapa posisiku seperti ini ?
kenapa terasa berat hidupku ? bukan aku t idak mensyukuri hidup atau mengeluh , tapi memang aku sedang terpojokkan...
kenapa kepalaku seperti ingin pecah tidak bisa manahan semua ini ?
kenapa harus aku saja disini yang merasakan itu ?
kenapa selain aku, bisa mempunyai kesempatan yang aku tak punya ?
kenapa aku terasa terasingkan dan dibedakan ?
kenapa perbedaan ini semakin terasa ?
pakah jika aku lenyap didunia, akankah aku tetap dibedakan ? akankah aku didoakan , disolatkan , dikuburkan ? akankah itu !?
kenapa begitu banyak persoalan yang tidak masuk akal sehingga aku tidak bisa menghadapinya ?
apakah ini salahku ? 
apakah aku kurang tawakal , ikhlas , sabar , dan bersyukur kepada-Mu ?
apakah aku emang gada spesial sama sekali ?
apakah aku cuma orang biasa yang sampai-sampai biasa jadi terasingkan ?
akankah semua membaik ?
apakah aku akan sejajar ?
aku ingin seperti angin dan air yang selalu tenang dan tetap pada lintasanya , bisakah ?
aku tak sanggup hadapi semua ini Ya Allah...
aku tau jangan terlalu berharap terhadap kehidupan ini , cukup bersyukur saja itu sudah cukup kan Ya Allah ?
"

Disitu sangat merasa berdosa sekali , karena ternyata saya belum termasuk orang-orang yang bersyukur.
Jadi bersyukurlah kita semua karena dengan bersyukur hati kita akan tentang menghadapi semua persoalan didunia yang tidak bisa kita hadapi , jangan menyerah , jangan putus asa karena ada Allah SWT yang setia mendampingi kita kemana-pun , dimanapun , kapanpun kita membutuhkan.
Give Thanks To Allah...
Barakallah...Wassalamuallaikum Wr.Wb

07 April 2014

Menggapai Cita-cita



Assallamuallaikum , selamat malam dan Salam Super semua ! :)
Kali ini saya akan mengeluarkan unek-unek kembali tentang Cita-cita. Setiap orang pasti punya cita-cita kan ? pasti ingin cita-cita itu tercapai , dan berusaha sebaik mungkin. Apakah yang kita cita-citakan pasti tercapai dengan jerih payah yang luar biasa ? ataukah kadang cita-cita kita tak seperti yang kita inginkan ? apakah kita kuat menerima kenyataan atau tidak jika kita gagal dalam menggapai cita cita kita sendiri. Dan yang paling kita inginkan yaitu membahagiakan Orang Tua kita , orang tua akan melakukan apapun demi anaknya sukses lebih dari mereka sendiri , karena orang tua sukses berfikir jika anaknya sukses maka dia telah merawat kita dengan baik dan benar sehingga memperjuangkan kita hingga sukses. Maka dari itu kita harus menggapai cita-cita demi orang tua dan untuk diri kita sendiri.

Saat kita menata kebahagiaan itu tercapai kita tentu harus perlu pembelajaaran yang memang benar-benar matang untuk segala urusan , jika kita sudah matang dalam segala hal , maka mencapainya pun akan mudah bukan ? bayangkan saja jika kalian mempersiapkan lebih dini dengan belajar atau semacamnya , makan saat dewasa anda sudah terbiasa dan mungkin lebih mudah . Tapi jika kita belum punya pembelajaran yang kuat dan beramalas-malasan dalam segala sesuatu , maka kita sendiri yang akan menyesal , benar ?
Tentu , maka dari itu siapkan dirimu sejak kecil meskipun kadang permintaan cita-citamu ingin jadi dokter , pilot , tentara ,atau apapun yang penting kamu mempunyai impian.
Ini salah satu kata-kata motivasi dari Ir.Soekarno yang sangat bermakna untuk kita menggapai suatu impian :
 "Bermimpilah setinggi langit , karena bila engkau  jatuh maka kamu akan jatuh diantara Bintang-Bintang "


Doa sejenak :
"Ya Allah ya Tuhan Kami , berilah kami kekuatan untuk menggapai cita-cita kami sendiri , karena cita-cita kami sebagai kesuksesan untuk orang tua kami, jika orang tua kami bahagia maka kami pun akan lebih bahagia karena bisa membuat orang tua kita bangga dengan kesuksesan kita. Ya Allah , maafkan kami yang selalu berbuat salah terhadap orang tua , meskipun kita berbuat jahat ke orang tua , aku yakin mereka akan selalu menyayangi kita meskipun memarahi itu pun karena sayang terhadap kita , layaknya Engkau yang selalu menolong hamba , maka dari itu Tolong bantu kami untuk membahagiakan orang tua , itu saja cukup untuk kebahagiaan di Dunia , karena Kebahagiaan Orang Tua adalah Tujuan Utamaku "
Amin Ya Rabb....

Fahmi Nur Husna


Society`

Blog of People Society